Studi : Smart Grid Bisa Menghemat Energi
HANAA FITARI

Studi : Smart Grid Bisa Menghemat Energi

Pacific Northwest National Laboratory (PNNL), salah satu lembaga riset di bawah Departemen Energi Amerika Serikat, belum lama ini mempublikasikan hasil penelitiannya tentang pengaruh pemakaian jaringan transmisi cerdas (smart grid) terhadap emisi karbon dan energi. Pengaruh terhadap kedua obyek tersebut dilakukan secara langsung dengan penggunaan teknologi baru dan secara tidak langsung dengan menjadikan energi terbarukan dan program efisiensi lebih terjangkau dan berpotensi lebih besar.

Menurut hasil laporan yang mendapat dana dari program penelitian dan pengembangan smart grid oleh Office of Electricity Delivery and Energy Reliability, dengan mengoptimalkan pemakaian smart grid, Amerika Serikat bisa mengurangi 442 juta metrik ton emisi karbon atau setara dengan emisi yang dikeluarkan oleh 66 pembangkit listrik batu bara yang menghasilkan listrik bagi 70 juta rumah.

Dalam laporan itu juga dijelaskan bahwa sembilan mekanisme yang mungkin bisa mengurangi emisi karbon telah dianalisa, dan rekomendasinya adalah melakukan riset-riset lanjutan di sektor tersebut pada waktu-waktu mendatang. Beberapa mekanisme tidak menunjukkan hasil yang signifikan, sementara lainnya memperlihatkan kemungkinan untuk mengurangi energi sebesar 3%. Jika digabungkan, maka kesembilan mekanisme tersebut bisa mengurangi karbon hingga 12% bahkan lebih, jelas Rob Pratt, ilmuwan PNNL. Perkiraan tersebut berdasarkan asumsi pemakaian smart grid sudah mencapai 100%.
[energyenvironment.pnl.gov]
 

ARTIKEL INFORMATIF LAINNYA


ikuti kami


rss feed Facebook Planethijau Twitter Planethijau