Eropa Siap Peras Potensi Energi Limbah Ban Bekas
LIVE ON EARTH

Eropa Siap Peras Potensi Energi Limbah Ban Bekas

Setiap sepeda motor mempunyai dua roda, sementara setiap mobil mempunyai minimal empat roda. Sedangkan umur ban yang digunakan pada tiap roda pasti jauh lebih pendek dibandingkan dengan umur kendaraannya. Artinya frekuensi penggantian ban juga bisa terjadi lebih sering, tergantung kepada jarak tempuh dan pola pemakaiannya.

Tak pelak akhirnya banyak ban-ban bekas yang tak bisa dipakai lagi. Ada sementara orang yang berusaha menggunakannya kembali dengan cara di-vulkanisir. Atau ada yang mencoba memanfaatkannya kembali dengan fungsi lain seperti tempat sampah, pot bunga, genting rumah dan sebagainya. Namun semuanya akan berakhir menumpuk dan menjadi polutan di tempat pembuangan akhir.

Tetapi bagi Uni Eropa, limbah ban bekas tersebut terlihat menyimpan potensi energi. Uni Eropa segera menciptakan program yang dinamakan TyGRe Project untuk segera mengambil energi minyak bumi dan karbon yang tersimpan dalam limbah ban-ban bekas tersebut.

TyGRe Project adalah program riset untuk mengubah limbah ban bekas menjadi sumber bahan bakar sintetis dan bahan dasar yang digunakan dalam industri komponen elektronika.

Pelaksanaan proyek tersebut dilakukan oleh Italian National Agency for New Technologies, Energy and Sustainable Economic Development (ENEA). Eksperimen pendauran ulang limbah ban bekas dilakukan dengan memanaskannya di dalam reaktor dengan suhu mencapai 1.000 derajat Celcius. Dalam proses gasifikasi tersebut, synthetic gas atau syngas yang terbentuk kemudian ditangkap dan akan menjadi bahan bakar dari proses gasifikasi tersebut. Produk akhir dari proses itu akan menghasilkan bahan bakar.

Sedangkan produk sampingnya berupa karbon padat diubah menjadi silikon karbid dengan mencampurkan karbon tersebut ke dalam silikon oksida pada suhu tinggi. Silikon karbin ini merupakan material yang banyak digunakan di industri keramik dan komponen elektronik.

Prototip fasilitas daur ulang ban bekas tersebut rencananya akan mengolah 30 kilogram ban bekas setiap jamnya. Namun belum diinformasikan berapa banyak bahan bakar dan silikon karbid yang bisa dihasilkan dari proses tersebut.
science daily
 

ARTIKEL INFORMATIF LAINNYA


ikuti kami


rss feed Facebook Planethijau Twitter Planethijau