ARTIKEL

Akibat Lambatnya Perkembangan Solar Thermal, Google Lakukan Riset Sendiri

Jumat, 25 September 2009 - 11:27:40
Tim Planethijau Akibat Lambatnya Perkembangan Solar Thermal, Google Lakukan Riset Sendiri

Perkembangan teknologi solar thermal terkesan berjalan lambat. Sama seperti halnya jika ada sesuatu yang kurang sesuai dengan harapan, maka solusinya adalah mengerjakan sendiri hal tersebut.

Tampaknya ide tersebut menjadi alasan bagi Google untuk mengembangkan sendiri teknologi solar thermal. Google memang kurang puas dengan perkembangan teknologi tersebut yang menurut perusahaan itu, berjalan terlalu lambat. Material dan investasinya masih terlalu tinggi.

Google, menurut Bill Weihl, telah melakukan riset untuk mendapatkan material baru yang bisa dibilang tidak biasa digunakan untuk membuat reflektor yang merupakan salah satu komponen penting dalam teknologi solar thermal. Target yang ingin dicapai Google tidak hanya material baru, tetapi juga murah dan efisien.

Menurut Weihl, orang yang paling bertanggung jawab terhadap masalah efisiensi energi dan energi terbarukan di Google, menjelaskan bahwa dengan penurunan harga dan peningkatan efisiensi cermin-cermin yang digunakan pada solar thermal akan memberikan harga listrik dari energi surya hingga mencapai setengah dari harga saat ini, atau bahkan bisa mencapai 66% - 75%. Saat ini pembangkit solar thermal berkapasitas 250 MW dengan investasi sebesar 600 juta - 1 milyar dolar AS menghasilkan listrik seharga 12 - 14 sen per kWh.

Google berencana membuat prototip terlebih dahulu untuk dipresentasikan secara internal dalam beberapa bulan mendatang, sebelum kemudian diuji coba untuk mengetahui unjuk kerja dan kemampuannya digunakan selama beberapa dekade kemudian. Selain itu Google juga sedang mengembangkan turbin gas yang rencananya diaplikasikan pada teknologi solar thermal dan diharapkan semakin mengurangi harga listrik yang dihasilkan.[Reuters]

Send to a friend Print Version Komentar: —   Viewed: 368
Sponsored Link