ARTIKEL

Alternatif Lain Teknologi Solar Thermal

Kamis, 21 Januari 2010 - 09:20:09
Tim Planethijau Alternatif Lain Teknologi Solar Thermal

Solar thermal biasanya membutuhkan sebuah menara yang menampung material cair penyimpan panas untuk menggerakkan turbin yang juga terletak di bagian atas menara. Teknologi ini sudah matang dan mempunyai efisiensi yang cukup baik. Hanya saja ada satu hal yang ingin dihilangkan dari sistem tersebut oleh para peneliti di Masdar Institute, Tokyo Institute of Technology dan Cosmo Oil. Pemakaian pompa yang digunakan untuk menaikkan material cair ke tangki yang terletak di atas menara, menurut para peneliti tersebut memakan energi dan biaya dari produksi listrik yang dihasilkannya.

Hasil penelitian tim tersebut menghasilkan sebuah prototip yang menggunakan banyak cermin untuk mengumpulkan sinar matahari dan kemudian menggunakan sinar tersebut untuk memanaskan material cair. Prinsip ini memang tidak jauh berbeda dengan sistem solar panel yang ada saat ini. Perbedaannya terletak pada penambahan cermin yang digunakan dalam proses tersebut.

Pada prototip yang dikembangkan oleh tim yang dipimpin Mateo Chiesa, profesor dari Masdar Institute, sekumpulan reflektor yang juga terbuat dari cermin di pasangkan di atas menara dan mengarah ke bawah. Sinar matahari yang sudah terkumpul dari reflektor di bawah, kemudian dipantulkan kembali oleh reflektor yang berada di atas menara ke sebuah tangki berisi material cair yang tepat berada di bawah menara. Beam down project nama yang diberikan bagi proyek tersebut.

Efisiensi dan suhu juga menurun dibandingkan dengan teknologi sistem solar thermal yang dimiliki BrightSource dan eSolar. Jika dibandingkan dengan kedua teknologi solar thermal yang dimiliki perusahaan-perusahaan tersebut, efisiensinya lebih rendah 20%. Suhu akhir yang diterima tangki menjadi berkisar 500 derajat Celcius, lebih rendah dari teknologi BrightSource yang mencapai 550 derajat Celcius.

Meski demikian ada satu hal yang tidak dimiliki teknologi BrightSource dan eSolar, yaitu tidak digunakannya pompa untuk memompa material cair bersuhu rendah ke tangki yang terletak di atas menara. Dengan ditempatkannya tangki di bawah, menurut Mateo Chiesa, akan menghapuskan kebutuhan energi untuk pompa dan mengurangi biaya yang diperlukan untuk operasional dalam jangka panjang. Walaupun tangki yang digunakan terletak di bawah, kemampuan menghasilkan daya listrik juga tidak berbeda jauh dari teknologi yang ada. Prototip yang ada dengan ketinggian menara 10 meter dan 48 cermin independen yang digunakan sudah menghasilkan 100 kW. Dalam skala yang lebih besar, kemampuan sistem ini bisa mencapai 10 MW. Jika digunakan beberapa menara besar dalam sebuah area, maka daya yang dibangkitkan mencapai 50 - 100 MW.
[greentechmedia]

Send to a friend Print Version Komentar: —   Viewed: 256
Sponsored Link