ARTIKEL
Cina Tempati Posisi Ketiga Negara Penghasil Listrik Dari Energi Angin Terbesar Dunia
Senin, 04 Januari 2010 - 09:44:07
Tidak habisnya Cina membuat berita hangat tentang usahanya untuk mengurangi emisi karbon sekaligus menambah pasokan energi listrik bagi pesatnya perkembangan perekonomiannya, akhirnya Cina akan menduduki peringkat ketiga penghasil energi listrik dari angin pada tahun 2009 lalu.
Hingga akhir tahun 2009, kapasitas terpasang turbin angin Cina mencapai 20 GigaWatt, seperti yang dikutip Xinhua, kantor berita Cina beberapa waktu lalu. Cina melampaui Spanyol dan menempati tempat ketiga setelah Amerika Serikat dan Jerman. Berdasar data dari Global Wind Energy Council, Amerika Serikat sendiri mempunyai 25,2 GW kapasitas terpasang di tahun 2008, atau sebesar 20,8% dari total energi listrik dunia yang dihasilkan dari angin, dimana pada tahun yang sama, Cina hanya menghasilkan 12,2 GW. Sementara Spanyol hanya mencapai 16,8 GW pada akhir tahun 2009 lalu.
Cina serius dengan targetnya untuk menghasilkan 15% energi listrik dari energi terbarukan, terutama angin dan air, pada tahun 2020. Kritikan yang banyak ditujukan bagi negara tersebut karena mengandalkan 70% energi listrik dari batubara dan menjadikannya sebagai salah satu negara penghasil karbon terbesar di dunia, memaksa negara tersebut berkomitmen untuk mengurangi emisinya. Beberapa waktu lalu telah dibuat sebuah undang-undang yang mendukung industri energi terbarukan dengan mewajibkan semua perusahaan jaringan listrik untuk membeli listrik yang dihasilkan dari energi terbarukan.
Cina yang dikenal dengan ikon penghasil emisi karbon, lambat laun mulai merubah ikon tersebut menjadi lebih hijau.
[Xinhua]
- Kincir Angin Lebih Hijau Dengan Bilah Rotor Anyaman Bambu
- Aerogenerator X Menjadi Turbin Angin Lepas Pantai 10 MW Pertama Dengan Sumbu Vertikal
- Google Beli Listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Bayu NextEra Untuk Fasilitas Pusat Data
- Turbin Angin Apung Lebih Stabil Dengan Teknologi Anjungan Minyak Lepas Pantai
- Memanen Energi Angin Di Ketinggian 600 Meter






Komentar Anda?
Silakan login untuk memberi komentar