ARTIKEL
Menguak rahasia metabolisme jamur akan menghasilkan biofuel yang lebih baik
Jumat, 20 Juli 2007 - 10:50:07
Para peneliti di University of Warwick sedang berusaha menemukan struktur genome yang membentuk salah satu jamur terpenting di dunia - Agaricus bisporus. Rahasia yang terkandung di dalam susunan genome tersebut akan membantu dalam pembuatan biofuel yang lebih baik, mendorong usaha untuk mengatasi karbon secara global dan membantu menghilangkan logam berat dari tanah yang terkontaminasi. Keluarga jamur Agaricus merupakan pengurai yang sangat efisien. Agaricus mampu mengurai bahan yang terlalu berat untuk diurai oleh jamur atau bakteri. Lignin, zat yang terkandung di dalam Agaricus masih tidak dapat dikenali. Menguraikan susunan genome dari jamur tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran, gen mana yang berfungsi sebagai kunci utama dalam proses tersebut. Jamur tersebut juga memegang peranan penting dalam mendaur ulang karbon yang dihasilkan oleh bahan organik yang berasal dari tanaman. Dengan memahami proses daur ulang karbon yang dilakukan jamur tersebut di hutan dan ekosistem lain akan memberikan gambaran mengatasi karbon. Beberapa species Agaricus juga mampu menyimpan logam beracun dalam jumlah yang besar dibanding jamur jenis lain. Dengan mengetahui rahasia di balik kemampuannya tersebut, akan memberikan kesempatan untuk memulihkan kondisi tanah yang sudah terkontaminasi.
- Kampung Biogas Hantarkan Mahasiswa UGM Raih Medali Emas di Pimnas 2010
- Bagi Warga Desa di Rengasdengklok, Eceng Gondok Menjadi Alternatif Pengganti Gas Elpiji
- Menanam Tanaman Pangan Untuk Pangan Lebih Efisien Dari Sisi Energi Dibanding Untuk Bahan Bakar
- Teknologi Baru Ubah Sinar Matahari dan Karbondioksida Menjadi Biofuel
- ''Mencuri'' Listrik Dari Algae






Komentar Anda?
Silakan login untuk memberi komentar