ARTIKEL
Tak ada jagung, tongkolnya pun jadi
Senin, 12 November 2007 - 07:26:18
Membuat ethanol dari jagung saat ini sudah banyak dilakukan. Tetapi memanfaatkan jagung menjadi bahan bakar bio akan menimbulkan masalah baru, mengurangi pasokan bahan pangan bagi manusia. Poet, perusahaan yang selama 20 tahun lebih membuat ethanol dari jagung, kini bersama dengan Ihnen dan beberapa produsen peralatan pertanian sedang mengembangkan cara untuk memanen, menyimpan dan mengirim tongkol jagung. Menurut Poet, suatu saat tongkol jagung bisa mejadi sumber bahan bakar alternatif. Jeff Broin, pejabat eksekutif tertinggi Poet menjelaskan, banyak tongkol jagung di sekitar pabrik dan itu semua merupakan sumber energi yang disediakan alam bagi perusahaan. Bagi Ihnen sendiri, tongkol jagung adalah limbah produksi. Poet juga berencana untuk mengembangkan pabriknya di Emmetsburg, Iowa, untuk menghasilkan 125 juta galon ethanol per tahun, 25 persennya dari tongkol jagung. Lahan yang dibutuhkan untuk memenuhi pasokan ke pabriknya yang direncanakan mulai beroperasi tahun 2011, seluas 1112292,5 hektar. Untuk mengumpulkan tongkol jagung di lahan perkebunan seluas 1619 milik Ihnen, Poet menggunakan berbagai metode. Salah satunya adalah menggunakan John Deere 9860 STS Combine yang sudah dimodifikasi untuk mengumpulkan tongkol dan biji jagung yang tercampur. Campuran tersebut kemudian dimasukkan ke dalam mesin pemisah yang dibuat oleh Feterl Manufacturing Corp, yang memisahkan biji dari tongkolnya. Metode lainnya adalah dengan menggunakan mesin pemanen yang dibuat oleh Vernon Flamme, yang mengumpulkan tongkol setelah keluar terpisah dari batang dan kulitnya. Bijinya tetap berada di dalam mesin pemanen tersebut, sedangkan kulitnya dibuang kembali dan tongkolnya dimasukkan ke dalam tempat terpisah dari mesin pemanennya. Biasanya setelah memanen jagung, petani meninggalkan tongkol dan batangnya. Tongkol yang merupakan bagian paling padat dari jagung, bisa diambil tanpa harus mempengaruhi erosi tanah atau mengurangi unsur hara tanah. Hingga saat ini masih belum bisa dipastikan berapa harga yang harus dibayarkan kepada para petani per ton tongkol jagung tersebut. Tetapi berdasar perkiraan Poet antara US$ 30 dan US$ 60 per tonnya. Menurut Renewable Fuels Association, Poet kini menjadi produsen ethanol berbahan dasar jagung terbesar di Amerika Serikat. Poet yang memiliki 21 pabrik pengolahan, bisa menghasilkan 1,1 milyar galon bahan bakar alternatif dan pabrik pengolahannya yang sedang dalam pengerjaan akan menghasilkan tambahan produksi sebesar 375 juta galon per tahunnya.
- Kampung Biogas Hantarkan Mahasiswa UGM Raih Medali Emas di Pimnas 2010
- Bagi Warga Desa di Rengasdengklok, Eceng Gondok Menjadi Alternatif Pengganti Gas Elpiji
- Menanam Tanaman Pangan Untuk Pangan Lebih Efisien Dari Sisi Energi Dibanding Untuk Bahan Bakar
- Teknologi Baru Ubah Sinar Matahari dan Karbondioksida Menjadi Biofuel
- ''Mencuri'' Listrik Dari Algae






Komentar Anda?
Silakan login untuk memberi komentar